Monday, February 10, 2020

Kacang-Kacangan (Arachis pintoi)

Arachis pintoi atau yang sering disebut dengan istilah kacang-kacangan hias atau tanaman landep ini merupakan jenis tanaman bunga yang sangat cocok digunakan sebagai border taman ataupun digunakan sebagai pengganti rumput. Disebut kacang-kacangan karena ciri nya nampak sangat mirip dengan tanaman kacang tanah yang biasa ditanam oleh petani.

Tanaman kacang-kacangan tumbuhnya menjalar (ground cover) di atas permukaan tanah. Pertama kali dikoleksi oleh G. C. P. Pinto pada bulan April 1954 dari lembah Jequitinhonha, São Francisco dan sepanjang sungai Tocantins di Brazil. Tanaman ini di Indonesia populer dengan sebutan kacang hias.
Kacang-Kacangan (Arachis pintoi)

Awalnya diintroduksi dari Singapura oleh beberapa pengusaha lapangan golf. Namun belakangan, sudah banyak dijumpai di taman-taman perkantoran, pertokoan, rumah sakit, perumahan, maupun taman jalan.

Kacang hias ini tumbuh baik di daerah tropis, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tergolong tidak sulit dalam perawatannya, dapat tumbuh pada segala kondisi, tetapi paling bagus pertumbuhannya pada kondisi di bawah naungan (70-80%) dibandingkan dengan terkena sinar matahari langsung. Selain itu tanaman ini juga mempunyai kemampuan menambat nitrogen dari udara.

Berdasar sifat-sifatnya tersebut, Arachis pintoi sangat baik ditanam sebagai tanaman penutup tanah, bahan hijauan makanan ternak, tanaman hias di taman taman kota, di pinggir-pinggir jalan raya, dan pengontrol erosi pada lahan miring. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan menggunakan: biji, stek, dan stolon. Untuk menutupi seluruh permukaan tanah dengan pertumbuhan seragam biasanya diperlukan waktu 2–5 bulan untuk tumbuhnya tergantung kondisi lingkungan dan jarak tanam.

Perawatan jenis tanaman ini tidak sulit,hanya butuh penyiraman secara berkala dan pemangkasan supaya pertumbuhannya rata.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner